Kepemimpinan menjadi satu kompetensi yang harus di miliki seseorang. Kepemimpinan tidak hanya diperlukan dalam berorganisasi tapi dalam hal paling kecil yaitu memimpin diri sendiri mencapai tujuan hidup dibutuhkan jiwa kepemimpinan dari pribadi tersebut. Salah satu tujuan sekolah adalah mempersiapkan peserta didik mempunyai jiwa kepemimpinan terlebih para pengurus OSIS yang juga berperan penting menjalankan organisasi sekolah. Latihan dasar kepemimpinan adalah salah satu upaya sekolah untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan siswa.
Kali ini Yayasan Pendidikan Katolik Leo Dehon menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan secara kolaborasi antara sekolah SMA Santo Antonius dan SMA Yos Sudarso Metro. LDK ini di laksanakan di Rumah Ret-Ret La Verna, Lampung, pada hari Jumat, 16 Januari – Minggu, 18 Januari 2026. Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS atau LDKS ini sendiri merupakan program pelatihan tahunan yang bertujuan untuk membekali calon pengurus OSIS dengan keterampilan manajemen, kepemimpinan, dan pembangunan karakter. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi penyampaian materi terkait cara kepemimpinan dalam berorganisasi, diskusi, presentasi juga diselingi dengan adanya game.












Hari Pertama dimulai dengan apel pembukaan sebagai bentuk penyerahan Sekolah kepada pihak La Verna. Sebelum melakukan apel pembukaan, para peserta melakukan makan malam bersama dalam suasana keakraban. Acara dilanjutkan dengan materi pertama yang disampaikan oleh Romo Eko sebagai moderator, para peserta diarahkan untuk membuat kelompok-kelompok. Kelompok-kelompok tersebut akan menjadi kelompok yang ditetapkan selama proses LDK berlangsung, dimana setiap anggota kelompoknya terdiri dari siswa-siswi dua sekolah yang berbeda. Materi yang disampaikan mengacu kepada kebersamaan dan kekompakan, serta pola pikir yang berkembang.











Hari Kedua diawali dengan senam pagi bersama di GSG. Senam ini bertujuan untuk menyegarkan tubuh serta membangkitkan semangat para peserta sebelum mengikuti rangkaian kegiatan selanjutnya. Seluruh peserta mengikuti senam dengan antusias dan penuh semangat. Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan sesi outbound. Dalam kegiatan outbond ini, peserta dibagi ke dalam kelompoknya masing-masing dan diberikan berbagai permainan yang melatih kerja sama, kepemimpinan, komunikasi, serta kekompakan tim, yang pastinya sesuai dengan semangat LOCORESA. Suasana menjadi semakin seru karena setiap kelompok berusaha menyelesaikan tantangan dengan baik.
Pada sore hari, peserta mengikuti sesi meditasi dan materi di dalam ruangan. Materi yang disampaikan berkaitan dengan dasar-dasar kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan cara membangun karakter sebagai calon pemimpin. Para peserta menyimak materi yang diberikan dengan serius. Melalui rangkaian kegiatan LDK hari kedua ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga memperoleh ilmu dan nilai-nilai penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.




Hari Ketiga, para peserta diberikan sesi untuk menyusun program kerja. Para peserta dibagi ke dalam kelompok sesuai bidang masing-masing untuk berdiskusi dan merancang program kerja yang akan dilaksanakan selama satu periode ke depan. Kegiatan ini melatih peserta untuk berpikir kritis, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dalam tim. Setelah penyusunan proker selesai, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi proker yang telah dibuat oleh masing-masing kelompok.
Setelah penyusunan dan presentasi proker selesai, dilanjutkan dengan misa penutupan. Misa ini menjadi momen refleksi dan ungkapan syukur atas seluruh rangkaian kegiatan LDKS yang telah dilaksanakan. Misa diikuti dengan suasana penuh rasa khidmat, beberapa anggota pengurus OSIS MPK menjadi petugas liturgi saat misa berlangsung.


Misa penutupan merupakan rangkaian akhir kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan untuk tahun ini. Para peserta yang mengikuti membawa pulang banyak pengalaman, pelajaran, serta kenangan berharga dan berkesan sekaligus merupakan awal dari tanggung jawab baru sebagai calon pemimpin.
