



Pada tanggal 09 Maret 2026, suasana di Pusat Dokumen Sastra (PDS) HB Jassin, Taman Ismail Marzuki, terasa berbeda. Di tengah deretan koleksi literatur bersejarah, denting angklung dari tim ekstrakurikuler musik SMA Santo Antonius bergema, mengisi ruang dengan kehangatan dalam acara peluncuran buku terbaru karya Graece Tanus yang berjudul Jejak Makna.






Acara peluncuran buku ini bukan sekadar seremoni literasi biasa. Kehadiran ekstrakurikuler Angklung menjadi jembatan antara kedalaman makna dalam tulisan Grace Tanus dengan kekayaan warisan budaya takbenda Indonesia.
Membawakan beberapa repertoar lagu yang dipilih khusus untuk mencerminkan nuansa reflektif dari buku tersebut, tim ekstrakurikuler angklung berhasil memukau para tamu undangan, sastrawan, dan penggiat literasi yang hadir di aula Dispusip HB Jassin.





Tampil di jantung kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki, memberikan pengalaman berharga bagi para siswa untuk merasakan atmosfer seni profesional. Graece Tanus sendiri secara khusus memberikan apresiasi atas performa tim yang mampu menghidupkan suasana peluncuran menjadi lebih dinamis dan emosional. Penampilan ini membuktikan bahwa generasi muda tetap bangga membawa instrumen tradisional ke panggung modern dan intelektual.




“Musik angklung memiliki cara unik untuk menyentuh hati, sama seperti untaian kata dalam ‘Jejak Makna’. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata bahwa seni musik dan literasi senantiasa berjalan beriringan.”
