Berita

Berita

Perlombaan Cerpen

Carissa Aurel, siswi SMA Santo Antonius, kembali membawa kebanggaan bagi sekolah dengan meraih Juara Harapan 3 dalam ajang Lomba Penulisan Cerpen Tingkat Nasional. Lomba ini diselenggarakan dalam rangka kegiatan Lomba Kesenian Nasional yang diikuti oleh siswa SMA/SMK dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam perlombaan ini, Carissa menunjukkan kemampuan menulis yang luar biasa melalui cerpen yang sarat makna dan orisinalitas. Dengan gaya bahasa yang kuat dan alur cerita yang memikat, karyanya berhasil menarik perhatian dewan juri dan menempatkannya sebagai salah satu peserta terbaik.

Berita

Pentas Seni Sekolah Dehonian

Pada tanggal 12 Juni 2025, suasana di Sekolah Santo Antonius Jakarta mulai dipenuhi antusiasme menyambut kedatangan tamu istimewa dari Sekolah Yos Sudarso Metro, Lampung. Rombongan peserta dari Metro telah menempuh perjalanan panjang menuju ibu kota, penuh semangat dan harapan untuk berpartisipasi dalam kegiatan Pentas Seni dan Budaya Keluarga Dehonian. Setibanya di Jakarta pada malam hari, para siswa dan pendamping dari Yos Sudarso disambut dengan hangat dan meriah oleh keluarga besar Santo Antonius. Kehangatan penyambutan terasa bagaikan reuni keluarga besar. Para guru, karyawan, serta peserta didik menyambut dengan senyum dan pelukan, menciptakan suasana penuh kekeluargaan. Setelah penyambutan, rombongan Yos Sudarso diarahkan menuju ruang makan bersama. Makan malam disajikan dalam suasana santai, menjadi awal yang indah dari serangkaian acara besar yang akan dilangsungkan selama dua hari. Setelah makan malam, para peserta dari Metro dipersilakan untuk menata barang-barang dan beristirahat di tempat yang telah disiapkan. Istirahat malam itu menjadi waktu untuk memulihkan tenaga, menyatukan niat, serta mempersiapkan hati dan pikiran untuk agenda hari berikutnya yang padat. Tanggal 13 Juni 2025 dimulai dengan perayaan Misa dan pesta nama Santo Antonius, pelindung sekolah. Perayaan Misa berlangsung khusyuk dan penuh kekhidmatan, diiringi dengan penampilan tarian liturgi dari siswa-siswi SD Santo Antonius yang memberikan sentuhan seni. Usai Misa, para peserta dan penampil mulai mengikuti sesi gladi resik. Setiap penampil, baik dari Jakarta maupun Metro, diberikan kesempatan untuk beradaptasi dengan panggung dan mengatur alur pertunjukan. Gladi resik berjalan lancar Siang menjelang sore hari, seluruh peserta kembali berkumpul untuk mengikuti kegiatan kebersamaan yang mengusung tema pakaian bernuansa merah. Tujuannya adalah untuk membangun ikatan lebih erat antar pelajar dua daerah yang berbeda. Tempat duduk diacak untuk mendorong interaksi dan keakraban. Beragam permainan dan sesi interaktif diselenggarakan. Suasana penuh tawa dan semangat kebersamaan mencerminkan nilai kasih dalam tema besar kegiatan ini: Being Loved and Loving. Kegiatan hari itu ditutup dengan harapan yang tinggi akan keberhasilan hari puncak esoknya. Tanggal 14 Juni menjadi hari puncak kegiatan. Sejak pagi, satu per satu tamu undangan mulai berdatangan: orang tua, siswa, alumni, serta tamu kehormatan lainnya. Acara dimulai dengan tarian pembuka “Gamjunjung” yang penuh keanggunan. Setelah doa pembuka, rangkaian acara pentas seni pun resmi dimulai. Penampilan demi penampilan berlangsung sesuai susunan acara, dimulai dengan penampilan drum band. Sambutan dari Ketua YPKLD membuka segmen sambutan resmi. Acara dilanjutkan dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih, disusul drama segmen pertama bertema cinta kepada tanah air. Segmen selanjutnya mengangkat tema cinta kepada alam semesta. Penampilan tari semaphore, kolintang, band, dan soloist memperkuat pesan akan pentingnya menjaga dan merawat bumi. Drama segmen ketiga membahas cinta kepada sesama. Musikalisasi puisi, karate, dan pencak silat disatukan dengan harmonis, menunjukkan kekuatan cinta dalam membangun solidaritas dan perdamaian antar manusia. Segmen keempat menyuarakan cinta kepada diri sendiri. Penampilan pantomim, pembacaan puisi, hingga kolaborasi antara orang tua dan anak menghadirkan momen menyentuh dan inspiratif. Segmen kelima merupakan refleksi akan cinta kepada Tuhan. Ditampilkan berbagai pertunjukan seperti tari kontemplatif, fashion show karya lukis siswa SD, serta soloist dari alumni SMA Santo Antonius, Gibran Marten, yang hadir khusus untuk menyemarakkan acara. Acara dilanjutkan dengan pemberian sertifikat penghargaan kepada lima unit sekolah di bawah naungan YPKLD serta kepada alumni yang telah berkontribusi dalam kegiatan. Momentum ini menjadi simbol apresiasi dan motivasi bagi seluruh anggota keluarga besar Dehonian. Salah satu momen berkesan lainnya adalah lelang lukisan Jalan Salib hasil Butet Kartarajasa Lelang ini tidak hanya menampilkan kreativitas seni, namun juga sebagai bentuk penggalangan dana untuk kegiatan sosial dan pendidikan. Sebagai penutup, Frater Thomas menampilkan lukisan pasir bertema seluruh rangkaian acara sampai ke tema besar yaitu love Acara ditutup dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Para tamu dan peserta meninggalkan tempat.

Berita

Perkemahan Jumat Sabtu

Pada Jumat pagi, 9 Mei 2025, halaman SMA Santo Antonius dipenuhi anggota Pramuka Penegak yang bersiap untuk mengikuti kegiatan perkemahan di Buperta Cibubur. Peserta berkumpul dengan membawa perlengkapan lengkap sesuai ketentuan. Setelah melakukan absensi kehadiran, para pembina memberikan pengarahan umum mengenai kegiatan, tata tertib, serta tujuan perkemahan yang bertema “Pemuda Pemudi Tunas Bangsa Berjiwa Dehonian”, menanamkan semangat pelayanan, cinta tanah air, dan spiritualitas khas Dehonian. Setelah pengarahan, seluruh peserta mulai melakukan loading barang ke kendaraan. Logistik dan perlengkapan masing-masing sangga disusun dengan rapi, dibantu oleh kakak-kakak Pembina. Setibanya di Buperta Cibubur, peserta diarahkan untuk membentuk formasi regu dan bersiap mengikuti apel pembukaan. Setelah area perkemahan dibagi dan masing-masing sangga menempati titik yang telah ditentukan, seluruh peserta mengikuti apel pembukaan secara tertib. Apel tersebut menjadi penanda resmi dimulainya kegiatan perkemahan. Usai apel, peserta mendirikan tenda di area yang telah ditentukan. Proses ini menjadi latihan kerja sama dan kemandirian yang nyata, karena setiap sangga bertanggung jawab atas tenda mereka sendiri. Setelah semua selesai, peserta makan siang bersama dan bersiap menghadapi kegiatan outbound yang telah disusun oleh panitia. Setelah outbound, peserta diberi waktu untuk MCK dan beristirahat sejenak. Menjelang sore, mereka berkumpul kembali untuk mengikuti pemaparan materi dari Bapak Bernadus Jebatu. Kegiatan dilanjutkan dengan dinamika kelompok yang diisi penampilan yel-yel antar sangga dan sesi menari bersama untuk membangkitkan semangat. Lalu, setiap sangga bersiap untuk pentas seni malam hari. Setelah makan malam, peserta mendapat pengarahan untuk jurnit malam dan persiapan kegiatan puncak: api unggun dan penampilan sangga. Api unggun dinyalakan dengan penuh simbolisme, menandakan semangat dan harapan yang menyala dalam diri setiap peserta. Setiap sangga menampilkan pertunjukan seni yang telah disiapkan, mulai dari drama singkat, puisi, hingga lagu bertema nasionalisme dan nilai-nilai Dehonian. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan refleksi malam dan doa bersama, menciptakan suasana hening menjelang waktu istirahat. Hari kedua, Sabtu 10 Mei 2025, dimulai dengan bangun pagi dan apel per sangga. Senam pagi dilakukan untuk menyegarkan tubuh dan semangat. Setelah itu peserta melakukan MCK, lalu makan pagi bersama. Kegiatan utama hari itu adalah pengembaraan atau cari jejak, yang mengajak peserta menyusuri rute tertentu sambil menyelesaikan tantangan-tantangan pada pos-pos yang telah disiapkan oleh panitia. Usai pengembaraan, peserta kembali ke perkemahan untuk makan siang dan mulai merapikan tenda serta perlengkapan pribadi. Sebelum pulang, seluruh peserta mengikuti apel penutupan yang disertai dengan kegiatan operasi semut sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Setelah apel, peserta kembali ke sekolah. 

Berita

Misa Memperingati Hari Kelahiran Pater Leo Dehon ke-182

Dalam rangka memperingati 182 tahun kelahiran Pater Leo Dehon, mengenang 100 tahun wafatnya, serta merayakan 150 tahun berdirinya Kongregasi Imam-imam Hati Kudus Yesus (SCJ), keluarga besar Santo Antonius mengadakan Misa Syukur yang berlangsung dengan khidmat. Acara ini diselenggarakan di lapangan SMP dan SMA Santo Antonius dan dihadiri oleh seluruh peserta didik dari unit SD, SMP, dan SMA, serta para guru dan tenaga kependidikan. Seluruh peserta misa mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, mencerminkan kekayaan budaya yang ada di Indonesia serta semangat kebersamaan yang diajarkan oleh Pater Leo Dehon. Kehadiran anak-anak dengan pakaian adat ini menambah keseruan acara, sekaligus menjadi wujud nyata dari nilai keberagaman yang dijunjung tinggi di lingkungan sekolah Misa dimulai dengan suasana yang penuh syukur dan hormat, seluruh peserta mengikuti jalannya ibadah dengan penuh kekhusyukan. Suara doa yang terdengar berpadu dengan nyanyian merdu dari paduan suara SD Santo Antonius yang telah mempersiapkan diri dengan baik untuk melayani dalam perayaan misa ini. Pada saat homili, Romo Ignatius Trisna Setiadi, SCJ mengajak seluruh peserta misa untuk mengenal lebih dalam siapa Pater Leo Dehon. Beliau adalah seorang imam yang mendedikasikan hidupnya untuk pelayanan kasih, pendidikan, dan keadilan sosial. Dalam homilinya, Romo juga mengajukan pertanyaan reflektif kepada para peserta misa mengenai makna perayaan ini dan bagaimana kita dapat meneladani semangat pelayanan yang diwariskan oleh Pater Leo Dehon. Sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam misa, Romo Trisna memanggil beberapa anak yang mengenakan pakaian adat terbaik dari masing-masing jenjang pendidikan, termasuk seorang perwakilan dari para guru. Anak-anak tersebut maju ke depan dan berbagi pengalaman serta makna dari pakaian adat yang mereka kenakan. Momen ini menjadi salah satu bagian yang menarik dalam perayaan misa karena menampilkan keberagaman budaya dalam satu perayaan iman. Setelah misa selesai, seluruh peserta berfoto bersama sebagai kenang-kenangan atas perayaan yang istimewa. Suasana penuh kebersamaan dan sukacita tampak jelas dalam raut wajah para peserta yang merasa terberkati telah menjadi bagian dari perayaan ini.

Jl. D.I. Panjaitan Kav.46 Rawa Bunga • Jatinegara • Jakarta Timur • 13350
Copyright © SMA Santo Antonius 2025
Scroll to Top